Pada
artikel kali ini saya akan membahas fungsi kartu Tarot sebagai salah
satu cara untuk merumuskan solusi. Untuk memahami tulisan ini kita
harus melupakan semua yang kita tahu tentang kartu Tarot. Lupakan
tentang ilmu psikologi, pengetahuan tentang aura, hukum
tarik-menarik, metoda meramal masa depan, dan peta perjalanan jiwa.
Anggap saja anda adalah seseorang yang baru membeli kartu Tarot di
toko buku dan tidak tahu kegunaan kartu-kartu itu. Dibutuhkan
kepolosan pikiran dan ketenangan hati untuk menyerap hal-hal yang
akan saya sampaikan.
Masalah
Kehidupan
Masalah
kehidupan sebenarnya tidak pernah ada. Sejak dulu masyarakat manusia
sudah begini. Dan sampai kapanpun akan tetap seperti ini. Hanya benda
dan peristiwanya saja yang terlihat berbeda. Tapi hal-hal yang
dirasakan sebenarnya sama saja. Apapun yang ditangkap panca indera
tidaklah penting. Karena yang sampai kepada kita hanya perasaannya
saja. Benda dan peristiwa bisa memicu perasaan sedih, marah, takut,
kecewa, dendam, bahagia, tenang, gelisah, malu, sombong, rendah diri,
semangat, khawatir, dan lain-lain. Dan perasaan itu hanyalah akibat
dari konsep yang kita tanamkan dalam pikiran kita.
Konsep
masalah timbul karena manusia mempunyai kebutuhan dan keinginan. Jika
kita tidak mempunyai kebutuhan dan keinginan maka masalah itu tidak
ada. Oleh sebab itu manusia membutuhkan solusi. Yaitu sebuah gagasan
yang berisi metoda untuk memenuhi kebutuhan dan mewujudkan keinginan.
Solusi tidak pernah datang dari luar. Buku yang kita baca, nasehat
orang lain, dan pengalaman hidup, itu semua hanya alat bantu yang
memudahkan kita merumuskan solusi. Tetapi gagasan, ide, pemikiran
atau pemahaman adalah hasil dari pikiran kita sendiri.
Pikiran
Manusia
Kita
tidak pernah tahu pemahaman yang ada di pikiran penulis buku, pikiran
penasehat, ataupun kehendak Tuhan yang mendatangkan pengalaman ke
dalam hidup kita. Semua pemahaman itu adalah tanggapan pikiran kita
terhadap tujuan yang kita inginkan dan tetapkan. Jika kita
menginginkan untuk memahami sesuatu, maka pikiran akan menetapkan hal
itu sebagai tujuan. Tujuan inilah yang akan menggerakkan pabrik yang
bernama pikiran. Tujuan ini juga yang membedakan antara proses
berpikir dan mengkhayal. Mengkhayal adalah proses terhanyutnya kita
di dalam pemikiran tanpa kesadaran untuk mengendalikannya. Dalam
istilah lain mengkhayal disebut juga bermimpi di saat terjaga.
Untuk
lebih mudah dalam memahami pikiran manusia ada baiknya jika kita
membuat sebuah analogi. Bayangkan sebuah pabrik yang mengolah bahan
baku menggunakan proses produksi untuk menghasilkan bahan setengah
jadi. Bahan setengah jadi itu akan diolah menjadi hasil akhir di
bengkel kerja seorang seniman. Yang dimaksud bahan baku adalah semua
pengetahuan kita. Yang dimaksud proses produksi adalah berpikir
menggunakan ilmu atau konsep. Yang dimaksud bahan setengah jadi
adalah gagasan. Yang dimaksud bengkel kerja adalah dunia. Yang
dimaksud seniman adalah kita. Sedangkan yang dimaksud hasil akhir
adalah keindahan. Karena keindahan adalah sumber kenikmatan yang
ingin kita rasakan dan yang ingin kita bagikan.
Rahasia
terbesar dari pikiran adalah bahwa di alam semesta ini hanya ada satu
pikiran yang bisa berpikir. Di mana pun ada sebagiannya, di situ
pasti ada keseluruhannya. Berpikir adalah satu-satunya aktifitas ruh.
Semua makhluk hidup memiliki nyawa, tapi hanya makhluk yang mempunyai
ruh yang punya akal pikiran. Makhluk bernyawa yang lain hanya
menjalani hidup mengikuti naluri. Dengan naluri itu mereka bisa
meniru tetapi tidak bisa berkreasi. Karena pikiran adalah
satu-satunya prinsip kreatif yang membuat alam semesta tercipta dan
terus menerus tercipta ulang. Bahkan semua benda dan peristiwa
hakekatnya adalah pemikiran yang mengambil bentuk. Pemikiran yang
sejenis akan saling tarik-menarik.
Kita
bukanlah pikiran, kita adalah kesadaran. Kita mempunyai nafsu sebagai
alat untuk menginginkan sesuatu dan menetapkan tujuan. Kita juga
mempunyai pikiran sebagai alat untuk menciptakan gagasan-gagasan yang
akan mewujud menjadi kenyataan. Pikiran yang berada dibawah kendali
kita disebut pikiran sadar. Pikiran sadar adalah alat untuk menginput
program ke dalam pikiran bawah sadar kita. Sedangkan pikiran bawah
sadar kita mempunyai kualitas dan jenis yang sama dengan pikiran
universal alam semesta. Satu-satunya perbedaan hanyalah tingkatannya
saja. Sehingga apapun yang kita inputkan ke pikiran bawah sadar akan
direspon oleh alam semesta menggunakan hukum tarik-menarik.
Solusi
Masalah
Jawaban
dari semua pertanyaan dan solusi dari semua masalah adalah waktu.
Pada waktunya semua pertanyaan akan terjawab dan semua masalah akan
terselesaikan. Hanya saja jawaban dan solusi itu belum tentu sesuai
dengan keinginan kita. Untuk menciptakan masa depan yang sesuai
dengan keinginan kita, caranya adalah dengan berdoa. Jika kita tidak
tahu masa depan seperti apa yang terbaik bagi diri kita dan
lingkungan, maka inginkan saja hal itu. Sehingga kita bisa berdoa
untuk memohon agar yang terbaik bisa terjadi di saat terbaik.
Jika
kita sudah tau apa yang kita inginkan, bayangkan saja seolah-olah
keinginan kita itu sudah terjadi. Bayangkan sehingga terlihat jelas
dan terasa nyata. Lakukanlah sesering mungkin. Pikiran bawah sadar
kita tidak bisa membedakan mana yang benar-benar terjadi, dan mana
yang hanya khayalan. Pikiran bawah sadar kita sebenarnya adalah hati
kita sendiri. Hati kita akan merasa bahagia jika membayangkan hal-hal
yang indah. Ini membuktikan bahwa hati tidak bisa membedakan antara
khayalan dan kenyataan. Jika hal ini sering dilakukan maka kita akan
membentuk perasaan dominan.
Perasaan
dominan yang selalu merasa bahagia dan bersyukur akan mempengaruhi
frekuensi dominan gelombang aura yang kita pancarkan. Sehingga
pancaran aura kita akan menjadi terang dan berwarna cerah. Sinar aura
yang terang akan membuat medan daya tarik kita semakin kuat, dan
mempercepat hadirnya hal-hal yang sejenis dengan pikiran kita.
Sedangkan sinar aura yang berwarna cerah akan menarik keberuntungan.
Jadi kesimpulannya adalah kita membutuhkan keberuntungan untuk
menciptakan masa depan yang kita inginkan. Sehingga solusi yang kita
butuhkan untuk menyelesaikan semua masalah adalah ilmu pengetahuan
yang bisa mengundang keajaiban.
Permainan
Kartu Tarot
Tidak
semua orang membutuhkan kartu Tarot. Sebaiknya permainan ini hanya
digunakan jika sudah tidak ada cara lain untuk menemukan solusi. Atau
gunakanlah kartu ini jika keputusan yang akan dibuat sangat penting
dan ingin meng-konfirmasi solusi yang kita rumuskan. Jika anda
menggunakannya terlalu sering, maka bisa mengakibatkan ketagihan.
Maka anda akan seperti orang yang terbiasa hidup di ruangan dengan
pendingin udara sehingga tidak sanggup berada di luar rumah terlalu
lama.
Utamakanlah
untuk memecahkan masalah anda sendiri. Anda bisa mencari informasi
dari buku, internet, konsultan, dan pengalaman. Jika anda sudah
menetapkan keinginan anda, maka pabrik gagasan akan mulai bekerja.
Rahasianya adalah proses berpikir tidak berlangsung pada pikiran
sadar kita. Proses berpikir berlangsung di pikiran universal.
Sesungguhnya pikiran sadar, pikiran bawah sadar, dan pikiran
universal, hanyalah perbedaan fungsi dari satu pikiran yang sama.
Pola
Pikir
Masalah
yang sesungguhnya adalah sikap kita terhadap masalah. Kita bisa
memperbaiki sikap kita dengan jalan memperbaiki cara berpikir kita.
Ada beberapa kebiasaan cara berpikir salah yang telah membudaya di
masyarakat kita. Berikut ini saya berikan dua contoh, misalnya:
>>
Terbawa Amarah
Emosi
seharusnya ada dibawah kendali pikiran sadar. Jika kita terbawa
amarah maka pikiran sadar kita akan kehilangan kemampuan berpikir
logis dan analitis. Akibat dari kesalahan ini adalah kita akan gagal
untuk mengenali sumber masalahnya. Jika sumber masalahnya tidak
dipahami, maka solusinya akan gagal untuk dirumuskan.
>>
Meratapi Masalah
Meratapi
adalah proses mencurahkan konsentrasi dan energi kepada suatu pusat
perhatian yang menimbulkan kesedihan. Kesedihan adalah salah satu
bentuk perasaan yang menguras banyak energi. Akibat dari kesalahan
ini adalah kita akan lupa untuk berfokus kepada solusi. Sehingga
seolah-olah kita menikmati kesedihan itu dan ketagihan untuk selalu
mencari kesedihan.
Kesimpulannya,
kita harus bisa mengubah perhatian kita agar selalu berfokus pada
memahami sumber masalah dan merumuskan solusi.
Mencari
Solusi Menggunakan Kartu Tarot
Sebelum
saya bahas cara mencari solusi menggunakan kartu Tarot, ingatlah dua
hal ini. Pertama, gagasan timbul dari dalam pikiran kita sendiri dan
bukan dari luar. Kedua, proses pembuatan gagasan berlangsung di
pikiran universal. Jadi pekerjaan pikiran sadar kita hanya dua. Yaitu
menyediakan bahan baku dan menunggu hadirnya gagasan sebagai bahan
setengah jadi. Kemudian ubahlah diri kita menjadi seorang seniman
kehidupan yang mengolah gagasan untuk melahirkan keindahan yang bisa
dinikmati bersama.
Sebelum
anda menggunakan kartu Tarot anda untuk mencari solusi, ada baiknya
jika anda mengenali kartu Tarot itu satu-persatu. Tidak perlu tegang
dan berpikir keras. Cukup nikmati saja keindahan kartu tarot itu
satu-persatu. Cobalah untuk merasakan kesan rasa yang ditimbulkan
ketika memandangi gambar-gambar itu. Mungkin anda akan merasakan
sedih, senang, semangat, kecewa, marah, bingung, dan lain-lain,
ketika memandangi setiap kartu. Setiap kartu mewakili perasaan yang
berbeda. Perasaan ini adalah jenis perasaan yang sama yang hadir di
setiap zaman. Perasaan ini adalah bahan baku untuk di-inputkan ke
bawah sadar.
Proses
meng-inputkan kesan rasa ke pikiran bawah sadar akan mempunyai efek
mengaktifkan sel otak untuk membuat jalur-jalur informasi baru antar
sel otak. Karena jika tanpa jalur-jalur informasi antar sel otak yang
bersesuaian dengan sistematika ilmu tertentu, maka kita tidak akan
bisa memahami bidang pemikiran itu. Contohnya, seorang ahli reaksi
kimia akan kesulitan memahami reaksi emosi di pengadilan negeri.
Setelah
cukup akrab dengan kesan yang ditimbulkan oleh setiap kartu Tarot
yang kita miliki, maka kita akan mencoba tebaran solusi. Tebaran
solusi terdiri dari tiga kartu yang diletakkan secara tertutup di
atas meja. Yaitu posisi gambar menghadap ke bawah dan terdiri dari
kartu kiri, kartu tengah, serta kartu kanan. Kartu tengah dibuka
terlebih dahulu untuk mengungkapkan kondisi permasalahan sebenarnya
yang sedang kita hadapi. Setelah jelas maka bukalah kartu kiri untuk
memahami potensi masalah yang mungkin terjadi. Sedangkan kartu kanan
dibuka terakhir untuk memberikan inspirasi tentang solusi yang bisa
kita jalankan.
Pada
tebaran solusi, kartu Tarot dibuka satu-persatu. Hal ini dilakukan
untuk memicu timbulnya penilaian seketika. Yaitu penilaian yang
timbul dalam waktu dua detik pertama sebelum pikiran sadar melakukan
penilaian. Dalam waktu dua detik pertama ini, penilaian yang muncul
adalah gagasan dari pikiran bawah sadar kita. Sedangkan pikiran bawah
sadar kita mempunyai kualitas dan jenis yang sama dengan pikiran
universal yang menyebabkan alam semesta ini tercipta dan terus
menerus tercipta ulang. Pikiran bawah sadar kita juga hanya merupakan
fungsi yang berbeda dari satu-satunya pikiran di alam semesta.
Sehingga satu-satunya penghalang penilaian yang tepat adalah pikiran
sadar. Karena pikiran sadar hanya bisa menarik gagasan dari proses
berpikir di pikiran universal yang sesuai dengan keinginan sadar,
walau tidak sesuai dengan kebenaran dan obyektifitas.
Saya
tutup artikel ini dengan sebuah contoh pembacaan tebaran solusi:
Keadaan
anda saat ini sudah terdesak dan dipaksa untuk memilih. Karena tidak
mungkin untuk mendapatkan semuanya. Kebingungan terjadi bukan karena
faktor luar. Tapi karena anda tidak tegas dan terlalu memikirkan
perasaan orang lain tanpa memikirkan perasaan anda sendiri (TENGAH).
Potensi masalahnya adalah semangat anda semakin lama semakin hilang.
Ini seharusnya tidak terjadi jika anda fokus menyelesaikan masalah
satu-persatu. Jika masalah bertumpuk-tumpuk anda akan kehilangan
keyakinan bahwa semua itu bisa diselesaikan tepat pada waktunya
(KIRI). Solusinya adalah menyadari kesalahan anda yang tidak tegas
dan suka menunda-nunda pekerjaan. Akui kesalahan pada diri sendiri
dan minta maaf kepada orang lain. Hancurkan sifat egois dan minta
bantuan pada orang yang kamu percaya bisa mengatasi masalahmu
(KANAN).