20131016

07 TAROT dan SPIRITUAL

Sebelum saya menerangkan hubungan Tarot dan Spiritual, ada baiknya jika saya membahas sedikit tentang dua artikel saya sebelumnya. Pada artikel Tarot dan Aura, saya menjelaskan bagaimana cara kerja Tarot dalam memprediksi masa depan. Yaitu dengan cara memprogram energi aura kartu sesuai dengan gambar pada kartu, menggunakan perasaan kita yang timbul sewaktu menghayati gambar.

Dan saya juga telah menjelaskan bahwa kartu yang terambil adalah kartu yang mempunyai frequensi aura yang sama dengan aura kita, saat kita memikirkan hal yang kita tanyakan. Dengan menggunakan hukum tarik-menarik maka dapat disimpulkan bahwa masa depan itu adalah respon alam yang ditarik oleh kita sesuai dengan frequensi aura kita. Dan kita bisa memeriksa medan daya tarik kita dengan memilih kartu Tarot saat memikirkan hal yang kita tanyakan.

Pada artikel Tarot dan Kehidupan, saya telah menerangkan arti gambar-gambar pada kartu Tarot. Yaitu bagaimana kita mengenal ke-empat karakter dasar manusia. Sehingga kita bisa mengatasi kelemahan sebuah karakter, dengan cara mengembangkan karaker yang berlawanan dengannya. Dan saya juga telah menerangkan sedikit tentang fungsi kartu-kartu arkana mayor sebagai peta perkembangan jiwa. Sehingga kita bisa menjadi pribadi yang harmonis dengan karakter alam semesta.

Artikel Tarot dan Aura adalah alat bantu bagi anda untuk memeriksa apakah masa depan anda sudah sesuai dengan yang anda inginkan. Jika belum sesuai, anda dapat menganalisa penyebab masalahnya menggunakan hukum tarik-menarik. Jika menurut prediksi kartu tarot anda akan gagal, maka anda bisa menganalisa sifat anda yang menarik kegagalan itu. Sehingga anda bisa memperbaiki sifat anda saat ini untuk memperbaiki masa depan yang akan terjadi.

Sedangkan artikel Tarot dan Kehidupan berfungsi sebagai alat bantu bagi anda untuk mengetahui karakter mana yang menyebabkan kegagalan. Sehingga anda bisa mengembangkan karakter yang berlawanan dengannya. Dengan terus-menerus menyeimbangkan karakter, maka anda akan dapat menyelesaikan perkembangan jiwa anda sesuai peta pada kartu-kartu arkana mayor.

Setelah anda menyelesaikan peta perkembangan jiwa dan menjadi harmonis dengan karakter alam semesta, barulah anda bisa memanfaatkan artikel Tarot dan Spiritual. Karena jika artikel ini dipraktekkan oleh orang yang jiwanya belum berkembang, saya khawatir akan menghasilkan ilusi yang berbahaya. Bayangkan jika anda merasa bisa berkomunikasi dengan spirit alam semesta, padahal bisa jadi itu hanya ilusi pikiran anda saja.

Tentang Spiritual
Ilmu spiritual adalah ilmu yang mempelajari tentang spirit (ruh). Ilmu ini telah dipahami oleh orang-orang bijak sejak zaman dahulu. Orang yang menguasai ilmu ini akan mengerti hukum alam dan cara memanfaatkannya. Sebagian orang menyebutnya dengan kebenaran. Dan pemahaman tentang kebenaran ini akan membuat kita mengerti bagaimana cara hidup yang baik untuk diri kita dan lingkungan.

Alam semesta yang tampak ini adalah wujud paling luar dari satu spirit yang Maha Agung. Selain wujud yang tampak, masih banyak wujud lainnya yang lebih halus. Makin ke dalam semakin halus. Contohnya: dunia dna, dunia partikel, dunia energi, dunia microwave, dunia vibrasi kosmik, dan masih banyak lagi kulit-kulit alam semesta. Kesimpulannya adalah alam semesta ini sebenarnya satu-kesatuan sistem yang hidup dan mempunyai kesadaran.

Kesadaran manusia berasal dari spirit manusia. Dan spirit manusia berasal dari spirit alam semesta. Spirit manusia dan spirit alam semesta mempunyai sifat dan kualitas yang sama, hanya saja berbeda tingkatan. Perjalanan spirit manusia adalah untuk kembali ke sumber. Spirit yang terpisah akan merindukan kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran yang pernah ia rasakan sebelumnya.

Semua kerinduan itu menyebabkan manusia tidak stabil dan selalu merasa gelisah. Dan semua kerinduan itu akan hilang jika spirit manusia telah kembali ke spirit alam semesta. Karena keduanya mempunyai sifat dan kualitas yang sama, maka pertemuan itu akan membuat keduanya melebur kembali sebagai satu kesatuan kesadaran spirit Yang Maha Hidup.

Pikiran Universal
Untuk memudahkan penjelasan, maka saya akan memakai istilah yang lebih umum. Kesadaran manusia yang berasal dari spirit manusia, saya sebut sebagai pikiran bawah sadar. Ego manusia atau ke-aku-an atau hawa nafsu, saya sebut sebagai pikiran sadar. Dan kesadaran semesta yang berasal dari spirit semesta, saya sebut sebagai pikiran universal. Bagi para guru kesadaran mereka akan terus meningkat. Mulai dari menyadari cara kerja pikiran sadar (gelombang otak beta), lalu menyadari cara kerja citra (gelombang otak alpha), kemudian menyadari cara kerja pikiran bawah sadar (gelombang otak teta), hingga menyadari cara kerja pikiran universal (gelombang otak delta).

Tarot adalah alat yang dapat digunakan oleh orang-orang yang kesadarannya baru menyadari cara kerja pikiran sadar, untuk berkomunikasi secara tidak langsung dengan pikiran universal. Untuk memahami hubungan ini, mari kita pahami sebuah analogi. Misalkan pikiran universal adalah direktur, pikiran bawah sadar adalah manajer, citra adalah supervisor, dan pegawai adalah pikiran sadar.

Cara seorang pegawai mengirimkan surat permohonan pembelian alat kerja adalah dengan mengirimkan proposal kepada supervisor. Setelah disetujui maka proposal itu dikirimkan ke manajer. Lalu dikirimkan ke direktur. Maka direktur akan mengirimkan kembali proposal yang telah disetujui ke manajer. Kemudian dari manajer dikirimkan ke supervisor. Dan akhirnya dikembalikan ke pegawai untuk di serahkan ke bagian pembelian barang.

Kita coba lihat persamaan polanya. Cara berdoa adalah pikiran sadar mengirimkan keinginannya berupa kata-kata (verbal) kepada citra sehingga terbentuklah gambaran mental tentang apa yang diinginkan. Oleh citra, gambaran mental itu akan diteruskan menjadi kesan rasa yang timbul di pikiran bawah sadar. Gambaran mental yang diulang-ulang, akan menimbulkan perasaan dominan di pikiran bawah sadar. Dan pikiran bawah sadar akan meneruskannya ke pikiran universal.

Ide di pikiran universal yang mempunyai frequensi yang sama dengan perasaan dari pikiran bawah sadar, akan ikut bergetar karena mendapat fokus perhatian. Karena energi itu mengikuti pikiran, maka perhatian itu membuat ide yang dimaksud, mempunyai cukup energi untuk mewujud. Cara mewujudnya adalah dengan menggetarkan pikiran bawah sadar yang saling terhubung antara semua makhluq dengan pikiran universal (point to multipoint). Karena semua makhluq itu mempunyai spirit, maka semua makhluq itu mempunyai pikiran bawah sadar.

Hasilnya adalah semua makhluq yang di pikiran bawah sadarnya mempunyai perasaan yang sama, akan saling tarik-menarik untuk mewujudkan permohonan doa itu. Sedangkan pada pemohon itu sendiri, akan muncul citra yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadarnya. Diharapkan pikiran sadar si pemohon dapat memahami citra ini dan mengambil tindakan sesuai pesan yang dipahami. Jika tindakannya benar, maka permohonannya akan terkabul. Dengan syarat permohonannya itu bersifat harmonis dan konstruktif seperti pikiran universal.

Tarot Sebagai Pemicu Citra
Citra adalah gambaran mental yang bisa dimengerti oleh pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran sadar yang tenang dan telah belajar ilmu simbol, akan memahami pesan logika pada citra yang bersumber dari kesan perasaan yang ada di pikiran bawah sadar. Sedangkan pikiran bawah sadar yang terlatih untuk damai, akan memahami kesan perasaan pada citra yang bersumber dari pesan logika yang ada di pikiran sadar.

Mimpi adalah citra dari pikiran bawah sadar yang muncul ketika kita sedang tidur. Kilasan adalah citra sesaat / sekejap yang muncul dari pikiran bawah sadar ketika kita dalam keadaan terjaga / bangun. Khayalan adalah citra dari pikiran sadar yang terkendali. Sedangkan lamunan adalah citra dari pikiran sadar yang liar.

Bagi sebagian orang yang mempunyai kemampuan meramal, maka citra sering muncul sebagai kilasan. Baik itu ketika sedang memikirkan sesuatu, maupun secara tidak sengaja. Dengan demikian maka sang peramal bisa mendapat pesan logika dari perasaan pikiran bawah sadarnya. Sedangkan perasaan yang bergetar di pikiran bawah sadarnya adalah yang selaras dengan frekuensi ide di pikiran universal. Sehingga sang peramal bisa mengetahui apa yang harus dikatakan atau harus dilakukan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kehendak pikiran universal yang bersifat harmonis dan konstruktif.

Bagi orang yang tidak mempunyai kemampuan meramal, maka akan kesulitan untuk menimbulkan kilasan. Sehingga dibutuhkan alat bantu untuk memancing kilasan itu agar muncul. Di sinilah fungsi kartu Tarot sebagai pemicu kilasan. Yaitu sebagai tombol yang menyalakan lampu kilat / blitz. Jadi tidak penting gambar kartu yang terpilih. Yang penting adalah pesan dari kilasan yang timbul saat melihat gambar itu.

Kesimpulan
Dengan memanfaatkan alat bantu berupa kartu Tarot, maka kita bisa memahami kehendak spirit semesta. Sehingga kita bisa mengatakan apa yang harus dikatakan, dan melakukan apa yang harus dilakukan. Dengan kemampuan ini kita akan menjadi harmonis dengan kehendak spirit semesta dan menjalani aksi hidup yang konstruktif. 
 
Kita menjadi harmonis karena keinginan kita akan selaras dengan doa-doa orang lain sehingga semua keinginan akan terwujud secara sistematis dan secara tak terduga. Kita menjadi konstruktif bagi lingkungan, dan alam akan merespon aksi kehidupan kita dengan memberikan lebih banyak lagi kedamaian, kebahagiaan, dan kemakmuran.